Tiap Nafas Kita: Bisa Taat Bisa Maksiat


Discover and share the most beautiful images from around the world

Bukan hanya pencapaian...
Tetapi juga perkara hati yang meskinya kita benahi...
Bukan lagi perkara tahunan..
Tetapi perbaikan setiap hari yang kita jalani...

Sebuah kutipan yang diambil dari buku Al-Hikam, salah satu buku yang Abah beri ketika memutuskan untuk kuliah di Banjarbaru, menjadi pengingat dalam tiap langkah perjalanan. Harapnya buku itu menjadi salah satu penyeimbang bahan bacaan agar bukan hanya berpegang teguh pada nilai-nilai yang telah beliau ajarkan tetapi juga menjadi semangat agar terus berbuat dan menebar kebaikan.


"Tiada suatu nafas terlepas dari padamu, melainkan di situ pula ada takdir Allah yang berlaku di atasmu. Sebab pada tiap nafas hidup manusia pasti terjadi suatu taat atau maksiat, nikmat atau bala (ujian)." 

Tersadar dan cepat-cepat istighfar. Jangan-jangan tiap nafas adanya (lebih dominan) tak lagi taat karena hati tak sadar telah maksiat. Kemudian hati mudah terasa sakit hanya karena perihal kehilangan ataupun capaian yang tak sesuai rancangan.  

Padahal hati tahu bahwa kita, manusia, hanya sebatas ikhtiar dan tawakkal atas apa yang kita rencanakan. Tuhan yang menentukan hasilnya. 

Padahal hatipun meyakini Qada dan Qadarnya.


Juga meyakini bahwa segala sesuatu yang akan menjadi takdir hambaNya takkan pernah terlewat.

Lalu, apa yang kadang membuat hati kita terasa nyeri, kadang sedikit gundah, atau merasa tak tenang ?


Mari berbenah... jangan-jangan ada penyakit yang tak kita sadari sehingga tersentuh sedikit saja terasa nyeri bahkan sakit..

10 Penyakit hati yang semoga perlahan Allah gantikan dengan 10 taat bathin.

1. Syarhul Qolam

    Ialah sangat menyukai perkataan yang sia-sia.

2. Syarhut Ta'am

     Ialah sangat menyukai  banyak makan dan minum hingga kekenyangan.

3. Ghadab

    Ialah pemarah.

4. Hasad

    Ialah dengki pada orang yang dilebihkan Allah.

5. Hubudud Dunya (Cinta dunya)


6. Hubbul Maal (Cinta harta)


7. Hubbul Jah

    Ialah sangat kasih atau cinta terhadap kemulian, kepangkatan, ketinggian, dan kemashuran. Juga benci terhadap kerendahan dan kehinaan.

8. Takabur (Sombong)


9. Riya

  Ialah mencari kedudukan di hati manusia dengan cara melakukan ibadah dan juga kebaikan. 

10. Ujub dan Sum'ah

      Ujub ialah merasa dirinya besar (berbangga hati atas nikmat) dan mulia, merasa lebih baik (ilmu, harta, pangkat, dll) dari orang lain.
Sum'ah ialah menunjukkan kepada orang lain supaya disukai orang lain, suka menjadi kemashuran (terkenal), tetapi jika tidak di dengar oleh orang lain maka tiada ia menambah amal. 

Adapun 10 ta'at bathin itu:
1. Taubat
2. Khauf (takut)
3. Zuhud (berbalik dari dunia)
4. Sabar
5. Syukur
6. Ridha
7. Ikhlas
8. Tawakkal
9. Muhibbatullah
10. Dzikrul maut (mengingat mati)


Setiap apa yang kita bagikan bahkan kebajikan sekalipun (baik melalui lisan, tulisan, ataupun tindakan) berpotensi meleset menjadi ria dan penyakit hati lainnya.

Semoga Allah selalu hidupkan hati kita dengan nafas ta'at. Ia jaga hati, lisan, dan perbuatan dalam sebaik-baik penjagaanNya. Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamin.

Referensi:

Terjemah Al-Hikam: Pendekatan Abdi Pada Khaliqnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STRUKTUR KULIT MANUSIA